Minggu, 10 Juni 2012

Inspiration Novelis


Jeng-jeng-jeeeenggg!
Pasti kalian kaget kenapa di atas langsung muncul mukanya seorang ibu-ibu paruh baya dengan buku terpita di tangannya??
Ya, bagi yang suadh tahu dia siapa, syukur deh... tapi yang belum tahu dia ini siapa, kasian banget dehh.. kamseupay! Hahahaha :P
Saya perkenalkan, sosok yang mengilhami, dan saya idolakan ini dia, kita sambut NOVELIS senior
MIRA W.!!!!
Saya sangat menyukai karya-karyanya! Novel-novelnya banyak yang sudah diangkat menjadi film-film.
Karena, tahu tidak... caranya menceritakan sesuatu itu benar-benar hidup, dan dia mampu membuat konflik permasalahan dalam cerita yang tidak tertebak endingnya! itilah lainnya bikin shock!

Ini dia bukunya yang sudah saya baca, dan tiap-tiap halamannya bener-bener bikin penasaran!
Tiap buka halaman baru, pasti nggak bisa berhenti dan penasaran untuk baca halaman berikutnya.




Waktu mendengar nama MIRA W di telinga adalah ketika saya duduk di kelas 3 SD. Waktu itu lagi main ke rumahnya tante, bertepatan di televisi sinetron kesayangannya yang ia tonoton tiap malam itu baru saja mulai, judulnya Mahligai di atas Pasir. Saya ingat betul judulnya, haha. Trus, ada tulisan berikutnya "Diangkat dari novel MIRA W" (berhubung saya begitu cepat pintar membaca. Hahaha #bukan sombong) di susul munculnya gambar buku bercover bunga di layar.
Saat itu saya tidak terpikir, siapa itu MIRA W. dan apa hebatnya dia?

Menjelang kelas 6 SD, saya mengalami perjumpaan lagi dengan buku bercover bunga tersebut. Di sebuah toko buku, dengan tulisan begitu besar di depannya MIRA W. dengan sedikit familiar saya menggapai buku itu dan memegangnya, kemudian memindai sekilas isi buku itu--TENTU SAJA--bagi anak SD yang seumuran saya, apalah menariknya buku yang isinya hanya tulisan-tulisan, dan tulisan. Benar-benar memberikan kesan pertama yang buruk bagi saya untuk ogah membacanya.

Saat di SMA, kalangan remaja-muda sedang dilanda hebat dengan yang namanya demam Novel Teenlit. Saya pun ketularan teman-teman saya yang hobbynya pada membaca novel. Berawal dari novel teenlit yang ceitanya bertemakan kisah-kisah percintaan remaja, sampai saya pun mulai tertarik dan jatuh cinta pada novel-novel yang lebih sedikit "tingkat tinggi" seperti novel-novel roman, novel sastra klasik, sampai pada karya MIRA W. yang kebanyakan isi ceritanya mengangkat tentang kehidupan orang dewasa.

Pertama kali membaca novel MIRA W, jujur saya agak nggak minat. Melihat covernya saja, yang hanya bergambar bunga satu tangkai, sudah membuat pikiran saya SURAM.
Karena kebiasaan membaca novel teenlit yang cover depannya penuh dengan avatar-avatar tokh cerita.
Tapi, ternyata... setelah saya baca, baca, dan baca... tak terasa satu buku pun selesai. EH! Saya malah jadi ketagihan untuk membaca karya MIRA W lainnya lagi! Benar-benar karya sastra yang hebat :) saya adalah penggemarmu Oma Mira W.. (#dengan mimik terpesona)

Penulis lain yang saya sukai adalah AGNES JESSICA !!



Sebuah fakta yang mengejutkan tentang AGNES JESSICA bahwa ia adalah.....
mantan guru matematika SMUK I BPK Penabur Jakarta!! ( sumber : http://laabi.wordpress.com/penulispenulispenulis/)
Kok... kok... kok... bisa janjian mirip sama saya ya? bergelut di dunia matematika? Hahahaha :D

Cara penyampaian cerita Agnes Jessica kurang lebih sama dengan cara Mira W. , walaupun keduanya memiliki ciri khas tersendiri.

Saya juga suka dengan novel-novel MISTERI Agatha Christie, yang sangat menantang, mendebarkan, dan menuntut kita untuk HARUS berimajinasi dengan kata-kata yang dituliskannya dalam novel.

Dyan Nuranindya, juga adalah Novelis yang sempat memukau saya dan membuat saya jatuh cinta untuk pertama kalinya dengan dunia teenlit, karena novelnya yang berjudul DEALOVA.

Baru-baru ini saya nge-fens karya-karya Novel Esti Kinasih. Kemarin waktu di toko buku, saya sempat berburu buku-buku karyanya. Saya suka :D dan gaya bahasanya membuat perbendaharaan kata2 saya jadi makin bertambah :D . Buku-buku esti kinasih yang pernah saya baca:





Saya berharap satu kali nanti bisa mengikuti jejak keberhasilan mereka dalam dunia penulisan, khususnya Novel :)) doakan ya teman-teman !












Sabtu, 09 Juni 2012

Mata dan senyuman

Satu kali ketika sedang mengikuti English CLUB di kampus,
Mentor kita adalah dosen kita sendiri yang kebetulan dosen muda, belum kawin, dan imut pula! HAHAA
Di sana kita sharing tentang "Plastic Surgery"
You know? OPLAS! Operasi Plastik daaankk... yang lagi trend-trend sekarang.

Nah, dari awalnya kita membicarakan tentang perempuan zaman skarang yang kebanyakan merubah fisik mereka secara ekstrem, seolah-olah tidak puas dengan apa yang sudah Tuhan berikan.
Sampai pembicaraanpun sampai pada hal yang sebenarnya menjadi penilaian seorang laki-laki terhadap perempuan.
Entah sejak kapan mulainya, Pak Dosen itu dalam Speaking Sesion kita malah menggunakan kesempatan itu untuk CURHAT.
Katanya, waktu dia masih sering jalan bareng teman segerombolannya di UNHAS Makasar, tentunya sewaktu masih jadi mahasiswa S1, mereka sering tukar pendapat dan membicarakan hal yang paling banyak disukai oleh laki-laki terhadap seorang perempuan. Sampai akhirnya dia menyimpulkan bahwa MATA dan SENYUMAN, itulah yang menjadi penilaian seorang laki-laki terhadap perempuan.

Kita-kita para Ladies, sempat kaget dan merasa bahwa penyimpulan Pak Dosen ini tidaklah kongkret dan Objektif. Menurut kita, mungkin penilaian itu IYA untuk Si Bapak Dosen dkk, tapi mungkin TIDAK untuk para kaum adam lain yang notabene melihat fisik secara menyeluruh.
Tapi Pak Dosen itu malah ngotot, "Tidak... kalian salah" Ujarnya.
Bagaimana sampai dia seyakin itu? Masa sih laki-laki jatuh cinta sama seorang perempuan karena matanya dan senyumannya?

Pertanyaan itu terus membayang dalam pikiran kami para ladies-ladies. Kalo begitu kasian dong para ladies yang udah operasi plastik sana-sini, perut, kaki, muka, sampai hampir jadi kayak mantel hujan (plastik sana-sini) eehhh... nggak taunya laki-laki melihat hal yang paling simple bagi wanita. Mata dan senyum. Apa-apaan? Hellloooo... statement ini belum dapat diterima begitu saja.

Tapi suatu hari pikiran ini kembali teringat pada statemen si Pak Dosen ketika mendengar lagunya Christian Bautista,

The way you look at me ( CARAMU MELIHATKU)


Reff : But your eyes say everything without a single word
Cause there's something in the way u look at me,
It is if my heart knows you the missing piece, you make me believe that there's nothing in this world I can't be.
I never know what u see, but theres something in the way u look at me


Dari penggalan lagu di atas, jelas banget kalo Si ganteng Christian Bautista ingin menyinggung soal tatapan atau mata.

Lagu selanjutnya, KETIKA KAU MENYAPA - Soulful :

Ketika kau datang
Buyarkan jenuhku
Senyummu candamu
Hangatkan mimpiku

**

Cinta datang tiba-tiba
Cinta adalah anugerah yang kuasa
Cinta takkan sia-sia
Ketika kau menyapa


Oke, lagu lain lagi yang semakin membuat saya terpersuasi dengan statemen ini,
BAD ENGLISH - WHEN I SEE YOU SMILE

When I see you smile, I can face the world ooh
You know I can do anything
When I see you smile, I see a ray of light ooh
I see it shining right through the rain
When I see you smile
Baby when I see you smile at me


Hahaha,
Suatu hari saya bertemu dengan mantan saya, (EHM EHM EHMMMMMM HOOAKK )
Pertanyaan aneh pun terlontar dari mulut saya begitu saja, "Apa sih yang sebenarnya dulu kau suka dari saya?"
Dia memperhatikan saya sesaat. Saya memintaya untuk tidak menjawab dari segi sifat atau kepribadian, tapi lebih dari hal yang tampak. "Saya suka matamu, dengan senyumanmu" (ASIK SEKALIIII. HAMPIR CLBK) Hahahahahah, untunglah saya memegang prinsip, yang lalu biarlah berlaluu (#Hattccciiimmmm!!)

Sebenarnya saya belum sepenuhnya setuju dengan hal ini. Apa benar?
Well, tapi ini menjadi referensi yang baik untuk saya, sekaligus pembelajaran...
Bahwa kita harus mensyukuri apa yang kita miliki.
Karena, ciptaan Tuhan itu benar-benar indah dengan ke-Naturalannya. Saya bicara begini, mengingat perbandingan antara hasil buatan Tuhan dan buatan manusia, example Alm. Michael Jackson yang sudah mengalami oplas, tapi hasilnya... tetap tidak bisa menandingi keindahan ciptaan yang Tuhan berikan padanya waktu sebelum Oplas.
Yah, setiap orang mungkin punya alasan masing-masing mengapa melakukan hal ini. Saya pun nggak bisa menghakimi mereka. Tapi alangkah indahnya kalo mulai hari ini kita belajar bersyukur. Karena kita baru merasa betapa kita beruntung telah memiliki sesuatu setelah kita kehilangannya.

:))



Jumat, 08 Juni 2012

AJIIIPPP


Baiklah, anak-anak sekalian di rumah… dimanapun saja berada!
Pelajaran kita kali ini adalah tentang masakan Indonesia!
Masakan Indonesia apa yang paling kamu sukai? Yaa… yang baju merah, silahkan menjawab.

Baju merah : Saya suka nasi goreng, kak Dian!

Dian : Oh, iya… mantaph… mantaphh… lestarikan selera masakan Indonesia ya. Jangan Cuma tau makan. Harus tau juga memasaknya ya!

Baju hitam : Saya Bu! Saya!

Dian : Hush! Kamu panggil apa saya? Orang masih imut begini, masa kamu panggil ‘Ibu’ ?
Baju hitam : …. (Nggak tau harus komentar apa)
Dian : Ya, apa yang kamu mau bilang, anak manis?
Baju Hitam : Nggak jadi… (#ngambek)
Dian : Yah, ngambeekk… Tadi kan kakak Cuma main-main, dedee saying
Baju hitam : Aku baru mau ngomong kalo di traktir di *PH atau *KFC
Dian : … (Langsung mengetahui selera makanan anak ini) Kalo martabak mau? Soalnya yang itu mahal.

Baju hitam : Huaaaa…. (MENANGIS) Saya lapor Mamaku, kau…
Dian : Aduh… ya ampun. De, jangan nangis. Mmm… maksud kakak tadi itu mau beliin martabak roti yang mereknya *PH
Baju hitam : Langsung diem.
Anak-anak : Huuu… tadi dibilang harus melestarikan makanan khas Indonesia. Tapi kok dia minta dibeliin *PH, Ibu langsung mau sih.
Dian : (GATAL – GALAU TOTAL)
#KELAS BUBAR, IBU GURU DIPECAT.
Edisi kali ini kita akan membahas tentang salah satu makanan khas Indonesia, khususnya SULAWESI, khususnya lagi SULAWESI TENGAH.
Bahan dasar membuat makanan ini sangatlah sederhana, dan mudah di dapatkan… apalagi di pulau SULAWESI.
To the point saja, makanan ini terbuat dari SAGU. Keluarga kami menyebutnya DUI.
 
Sebenarnya bukan keluarga kami yang menyebutnya dui, lebih tepatnya suku keluarga kami, MORI (Morowali) menyebut makanan ini seperti itu. Berhubung nama makanan ini berbeda-beda untuk tiap-tiap daerah di Sulawesi Tengah. Contohnya saja, di Sulawesi Selatan (Makasaar) menyebut makanan ini dengan nama “Kapurung”. Sulawesi Utara menyebutnya Papeda, sementara Poso menyebutnya “Beka”


Makanan ini kalau di sentuh seperti LEM kertas. Bentuknya kenyal. Sehingga untuk memakan dan menikmatinya harus menggunakan kuah, agar tentunya memiliki rasa dan tidak lengket ketika di makan. Kuah yang digunakan biasanya kuah ikan. Tapi saya dedikasikan untuk sekali-kali mencoba membuat kuah “METI” (Siput Sungai), jika dibuat kuah rasanya benar-benar TOP MARKOTOP. Saya yakin OOM Bondan , pembawa acara wisata kuliner itu pasti nggak akan tahan dengan rasanya yang SUPER SEKALI (dengan nadanya MARIO TEGUH)


Untuk memakan dui, caranya bukan dikunyah seperti cara kita memakan nasi. Tapi caranya adalah dengan LANGSUNG ditelan. Untuk yang baru pertama kali makan ini pasti nggak bisa, mungkin nervous, tegang, karena serasa memakan Lem… heheh, I don’t know. Menurut pengalaman biasanya yang pertama kali makan ini, PASTi akan memakannya dengan mengunyahnya. Hehe, tapi tidak apa-apa, nanti akan terbiasa sendiri.
Untuk mengambil dui dari Loyang dan memindahkannya ke piring kita, juga bukan dengan menggunakan sendok nasi, APALAGI GARPU! Karena jika seperti itu, kenyataannya sampai tiba tahun baru, dui itu tidak akan pernah terputus dari Loyangnya.
Nah, mau tau gimana? Caranya adalah dengan menggunakan sumpit.
Satu sumpit di tangan kanan,
Satu sumpit di tangan lainnya (Nggak tau yang lainnya namanya apa? KIRI)
Nah, kalau sudah gulung-gulung duinya sampai membentuk rotasi seperti bola. Duinya akan terangkat dan dengan cepat kita bisa memindahkannya ke piring kita.
Setelah satu bongkahan dui yang cukup besar sampai di piring kita, dui akan dipotong-potong menjadi lebih kecil lagi, agar muat masuk di mulut kita. Caranya adalah dengan menyilangkan sumpit membentuk seperti huruf X, dan perlahan belah dui itu sehingga terpotong menjadi bagian kecil-kecil.


Saya sendiri pertama kali memakan makanan ini adalah ketika … emmm, kalo nggak salah ingat, SD Kelas 2. Waktu itu saya masih di Jawa. Karena suatu waktu Papah pergi penelitian di Palu, dan kembali ke Jawa… Ia membawakan sagu untuk kami, dan memperkenalkan makanan yang pertama kali menurut saya “aneh” ini. LEM KOK DIMAKAN?
Hahaha, tentu saja bukan LEM. Mungkin bahan dasar makanan ini dan bahan dasar membuat LEM adalah sama. Tapi tentu saja makanan ini bebas dari bahan zat kimia, seperti yang sudah di taruh di Lem.
Keluarga kami sering menghidangkan makanan ini biasanya di hari minggu. Karena hanya di hari itulah, semua orang sempat dan punya waktu untuk pergi ke pasar, memasak “besar-besaran” dan makan bersama di meja makan. Di hari lain, ehmm… I’M SORRY GOODBYE. Hahaha. Semuanya Sibuk-buk-buk-buk (SOOOKK ) hhaha.

TARAAA!!!! Ini dia semua hidangan yang sudah di siapkan untuk menemani si “dui” agar tak terasa hambar. Ada kuah ikan, sayur-sayuran rebus, jeruk nipis, sambal rica, ikan goyeeng, (#hmm.. meleleh sudah air liur di atas leptop)
Oh iya, kalo makan ini memang kesannya waktu selesai makan kita udah kenyang, tapi nggak lama setelah itu pasti bakal lapar lagi (SOALNYA DUI KENYAL, jadi cepat terproses di perut, nggak kayak NASI). So, di anjurkan untuk yang pada maag, setelah makan ini atau sebelum makan ini bisa memakan nasi lebih dahulu, istilahnya untuk pengganjal biar selanjutnya nggak cepat lapar. OKOKKKK

Buat yang air liurnya sudah keluar, cepat telan ulang. Kalau mau yang realnya, jalan-jalan ke SULAWESI TENGAH! Atau langsung ke kampong tempat makanan ini berasal, di Morowali!!!
Atau kalau mau cari dekat, bisa juga berkunjung ke rumahku! Hahahahaha :D

Ini hanyalah satu dari sekian ribu masakan khas Indonesia yang amazing en luar biasa. Lestarikan masakan Indonesia, TASTE OF INDONESIA!!! Oom Bondan says : Mak’Nyoooss!


Hidup itu, -

God,
Hidup itu ternyata rapuh.
Masih bisa berdiri di atas dunia ini sampai detik ini,
sama sekali bukan karena kekuatan kami.

Mungkin orang bisa berkata "hati-hati" untuk menjaga nyawanya,
tapi siapa yang tahu...
Ketika kami sedang tertawa, sedang duduk diam, sedang tidur...
Engkau bisa kapan saja mencabut nyawa itu dari tubuh kami.
Apa yang bisa kami banggakan, God?
Semua yang kami punya adalah kepunyaanmu.
Kami tak membawa apapun ketika dilahirkan ke dunia ini,
Dan akan kami tinggalkan semua yang ada di dunia ketika Engkau memanggil kami kembali ke Sorga.
God, hidup sangat rapuh, benar2 rapuh.
Kami tidak tahu sampai mana batas waktu kami untuk hidup.
Karena itu, kami sadar... bahwa ketika masih ada kata "HARI INI" itu merupakan suatu anugrah.
Ada HARI INI itu adalah anugrah yang luar biasa,
Karena artinya Engkau masih memberikan kami waktu untuk hidup dan memperbaiki sikap kami.
Menjadi pribadi yang lebih baik.

Tapi apa yang terjadi, jika bahkan di detik-detik terakhir kami,
Kami justru menggunakan kesempatan waktu itu untuk sebuah dosa?
Ampunilah kami. Slamatkan kami, God.
Amen.

Kamis, 07 Juni 2012

Alat musik = Kepribadian

Yaaakk ,
Saat ini saya mau men-share artikel cantikk dan keren dari suatu WEB :)



Judulnya : Kepribadian Seseorang berdasarkan alat musik Kesukaannya
wah,
wah, saya sangat antusias membaca artikel ini :)
Artikelnya saya dedikasikan buat teman-temanku para anak BAND dengan masing-masing formasi mereka di BAND tersebut!


1. BASS
Oke, dimulai dari alat musik yang paling banyak dimiliki dan disukai sama teman-temanku. Emm, bias dibilang teman-temanku banyak yang berkecimpung di alat musik ini. Berhubungan juga mantan-ku penyuka dan spesialis alat musik iniii . Hahahaha... jadi saya share alat musik ini di nomor pertama!


Salah satu sahabat karib dari para kaum Gitaris, atau bisa dibilang jg penengah dari kebawelannya Gitaris. Senar yg pada umumnya hanya ada 4 tersebut dapat menunjukkan bahwa pada umumnya orang-orang yg menyukai bass adalah orang yg cukup sederhana. Bagian leher dan senar bass yg tebal sangat menggambarkan sifat yg berpendirian teguh. (#Booh iyookahh ? Hmm *angguk-angguk)
Terkadang kala, beberapa dari golongan ini akan melakukan apapun untuk mencapa tujuannya dan juga tergolong Oppotunist/tidak mau kehilangan kesempatan.
Pada umumnya juga mereka bukan orang yg terlalu senang banyak bicara. Bisa diibaratkan sebagai seorang tentara, berpendirian teguh dan tidak banyak bicara juga tak jarang yg memiliki sifat penurut. Namun, seperti halnya dalam permainan band. Suara dari bass memang kalah nyaring dengan gitar tapi tanpa bass, permainan band pun akan terasa hambar. Seperti itulah golongan ini. Memang terkadang kurang bersuara dan kurang diperhatikan orang lain, akan tetapi sebenarnya merekalah sang pemberi keseimbangan dan penyimpan potensi. Sama halnya seperti suara yg dikeluarkan oleh bass, "tebal" namun kurang terdengar. Ingin didengar tapi tidak mau terlalu diperhatikan dan tidak mau juga terlalu dicuekin.


2. DRUM

Selanjutnya, adalah alat musik yang sedang sementara saya mulai tekuni dan pelajari (hhe, iseng-iseng)


Orang seperti ini tidak akan beda jauh juga dengan para Gitaris Listrik. Mereka yg menyukai kecepatan dan tantangan adalah orang-orang yg paling bisa diandalkan apabila berada di Sirkuit Jalanan. Why? Karena kaki mereka yg sudah terlatih dalam menginjak pedal keras-keras dan berkali-kali juga cepat dapat membuat kendaraan mengerem dan nge-Gas dengan teratur. Sesuai sifat orangnya yg suka On Time dan Tepat dalam permainannya. Dalam masalah menyetir juga mereka tak kalah karena tangan mereka sudah biasa cepat bolak-balik kesana kemari. Sesuai juga dengan sifat orangnya yg inovatif serta dapat membuat banyak planning dalam berbagai kasus. Dalam menyelesaikan masalah, mereka rata-rata lebih bersifat santai dan berfikir untuk rencana "B". Seperti apa yg kalian lihat dalam permainan drum, pukulan tak harus terpacu pada satu tempat saja dan malah masih terdapat 1001 cara lain lagi untuk membuat lagu tersebut tetap melaju. Terdapat 2 macam sifat yg khusus dalam golongan ini. Yg 1 adalah orang yg keras, emosional dan terkadang suka nge-BOSS. Ada lagi yg bersifat perhatian dan baik karena sifat "Feeling" yg sudah biasa selalu mereka bawakan dalam setiap permainan mereka dan ada juga yg lebih suka berekspresi dengan tangannya dibanding mulutnya. Dalam soal percintaan, orang-orang ini tidak pernah kerepotan karena mereka pada dasarnya anak yg "Slow, Enjoy dan Penuh rencana", tapi jangan sampai heran kalau kamu tidak bisa memahami sang Doi yg Drummer ini karena memang sifat mereka suka ribet dan sulit sekali untuk dimengerti. Tapi mereka juga punya sebuah kata Mutiara dalam jiwa mereka bahwa "Cinta bukan masalah menghapal, tapi cinta adalah masalah Feeling dan saling mengerti".


3. GUITAR LISTRIK

Inilah tipe seseorang yg paling lincah, agresif, kreatif, inovatif, serta cermat dan tangkas. Seseorang yg seperti ini pada dasarnya juga menyukai sesuatu yg menantang dan menyukai kecepatan. Orang-orang pada golongan ini pada umumnya adalah orang-orang yg lebih menyukai apabila berada ditengah-tengah teman-temannya. Menyukai sesuatu yg berbau "Memacu Adrenaline" dan seru juga ramai! Orang-orang seperti ini yg terkadang juga dibilang keren karena memang mereka memiliki ciri khas mereka masing-masing yg berbeda dari yg lain. Orang seperti ini juga adalah seseorang yg memiliki tingkat solidaritas tinggi dan keberanian yg tinggi. Terkadang terdapat juga orang yg emosional dan "Bawel". Dan dalam beberapa kasus juga mereka suka ceroboh dan terburu-buru. Namun dalam soal percintaan, biasanya orang seperti inilah yg paling agresif dan malah terkadang suka bersifat Posesif juga. Dalam hal seni juga mereka tidak berbeda jauh dengan para Gitaris Akustik, cuma kalau golongan ini cenderung lebih "NGOTOT" karena paling pengen dibilang "KEREN"
(#hmm... saya setuju dengan yang ini. Mirip sekali dengan karakter teman saya. Hahaha. Wah sesuatu banget yah)

4. GUITAR AKUSTIK

Orang yg seperti ini pada umumnya memiliki sifat yg ekspresif, sederhana alias tidak suka hal-hal yg merepotkan, santai, suka mencuri perhatian, menyukai sesuatu yg berbeda dari biasanya dan memiliki sifat khas dalam dirinya. Selain itu juga mereka dapat bersifat romantis dan Gentle dalam percintaan.(#Hahaha iyokah ? Wahwahhh )
Orang-orang seperti ini juga tergolong ahli dalam hal persahabatan karena sifat baik, perhatian dan juga humoris yg mereka miliki dapat membuat orang-orang disekitar mereka merasakan aura yg berbeda dan nyaman. Dalam golongan ini ada pula yg mempunyai sifat cermat, tangkas dan inovatif. Orang-orang pada golongan ini bisa dibilang sebagai salah satu musisi sejati, karena sifat ekspresif dan inovatif serta khas yg mereka miliki merupakan salah satu sifat dasar yg harus dimiliki oleh para musisi dalam pembuatan sebuah lagu, dan yg pastinya lebih mencerminkan tentang dirinya atau bisa dibilang lagu yg "ORIGINAL" dengan berlatar belakang "Namanya atau Dirinya" sebagai "Trademark" asli dari lagu tersebut.




5. KEYBOARD

Golongan ini tidak akan berbeda jauh dengan para Pianist, cuma mereka bisa dibilang lebih ekspresif, inovatif dan kreatif. Dan sering terdapat perbandingan antara sifat sederhana siapa yg paling unggul. Yang pastinya, pada umumnya orang-orang pada golongan ini adalah golongan yg mendekati daerah netral antara gitar listrik, drum dan piano. Kecepatan, ketepatan, dan ketelitian ada pada jiwa mereka. Daya kreatifnya pun juga dapat dibilang cukup mantab. Mereka akan lebih menyukai untuk membuat lagu sesuai dengan suasana hati dan jiwa mereka saat itu. Kreatifitas dan kesesuaian. Sifat dasar itulah yg selalu ingin mereka rasakan mengalir penuh dalam jiwa mereka.

6. PIANO

Orang yg seperti inilah yg paling sering dibilang Cool. Mereka yg memiliki sifat dasar Glamourous dan Gentle adalah seseorang yg romantis pula walau terkadang ada yg Playboy. Mereka juga adalah orang yg perhatian dalam beberapa hal dan mereka juga cenderung lebih suka diam daripada banyak bicara. Mereka adalah orang yg rata-rata teliti dan cermat serta tidak terlalu suka terburu-buru. Jari-jari mereka memang lincah, tapi pada umumnya hati mereka tidak bisa bergerak seperti jari mereka karena mereka bukan tipe orang yg terlalu suka ekspesif dan kurang bisa mengungkapkan dirinya melalui lisan terhadap orang yg belum terlalu dikenalinya. Walaupun begitu, mereka adalah orang yg tergolong Nice terhadap siapa saja dan lebih bersifat mengalah juga Smooth Talker terhadap siapa saja terlebih lagi terhadap orang-orang dekatnya. Orang-orang seperti ini akan lebih pantas apabila bekerja pada bidang Medis. Senyum mereka yg sering hanya terlihat kecil disatukan dengan hati mereka yg sepintas seperti beku namun baik dan penyabar dapat membuat aura disekelilingnya menjadi lebih nyaman serta sifat mereka yg tidak banyak bicara basa-basi dan cenderung "To The Point" sering membuat mereka dibilang "COOL". Dan mereka juga orang-orang yg suka sesuatu yg cenderung bersifat sunyi, menyentuh, dan damai (#Asikasikasiiikk :)) )

7. BIOLA

Orang seperti inilah yg tergolong paling Gentle dari semua golongan alat musik. Mereka yg juga pandai dalam mengekspesikan dirinya dalam musik juga ahli dalam menciptakan suasana romantisme dalam percintaan. Orang-orang seperti inilah yg sering disebut oleh para ladies sebagai ksatria yg menunggangi kuda putih. Kalau dijaman modern sekarang bisa ibaratkan seperti seorang pria yg memakai jas berwarna serba putih. "Warna Putih", sesuai dengan jiwa mereka. Mereka yg selalu suka kedamaian dan mengandalkan perasaan yg mendalam dapat dibilang seperti orang berhati putih suci. Mereka orang-orang yg lembut dan perhatian terhadap orang-orang. Untuk percintaan tidak perlu khawatir karena merekalah yg akan memberikanmu sensasi kenyamanan dan kedamaian dalam hatimu selalu. Namun jangan sampai kesel juga kalau memang ada sifat Playboy dari pianist juga terbawa. Tapi jangan mengira juga kalau orang seperti ini orang yg "LEMBEK" karena mereka juga akan serius jika sudah saatnya. Sama seperti saat permainan biola yg didalamnya juga tak jarang terdapat permainan "HYPERSPEED", dan apabila serius menyertai perkataannya, biasanya perkataan itu akan menancap dihati. So, be carefull.

8. SAXOPHONE

Golongan yg satu ini menempati posisi diantara Piano dan Biola, serta ada unsur dari Harmonika juga. Glamorous, Formalitas dan Kharisma adalah hal yg sering dijunjung tinggi. Sering kali ingin dibilang keren adalah kebiasaan mereka. bentuk Saxophone yg melengkung-lengkung juga adalah perwujudan dari pendirian mereka yg kurang mantap. Sifat tidak terlalu pendiam namun begitu berbicara itulah yg harus dicatat, begitulah diri mereka. Selera yg meliputi kedamaian dan ketenangan dapat bercampur juga dengan "aura peperangan" atau bisa dibilang konflik yg menyebabkan labilnya jiwa mereka dan jangan sampai semua ketidakpastian itu membuat mereka salah dan berlebihan dalam berekspresi. Memainkan musik perang boleh-boleh saja, namun apabila dimainkannya tidak sesuai dan terlalu "OVER BEAT" maka tentara disekitarpun akan terganggu. Jadi, jangan "Over Act" dan jadilah "Cool" sesuai dosis.

OOooh... begitu ya... wahwah :D jadi nambah wawasan nih..

Selasa, 05 Juni 2012

Tauran antar WARGA (part1)



Satu kali di waktu zaman dulu kala,
Saya masih tinggal di tempat yang lama, belum di tempat ketika saya mengetik cerita ini.
Daerah tempat tinggal saya itu berada di sekitaran daerah Nunu.

Ceritanya sampai dulu saya bisa tinggal disana itu,
Karena barusan pindah dari Jawa, jadi harus cari tempat kontrakan. Dan dapetnya disana.
Untuk alasan lain, kenapa Papahku memilih tempat itu, saya pun tidak tahu.

Disana daerahnya beda banget dengan sistem kehidupan di Palu Timur (Tempatku sekarang).
Daerah Palu Barat, struktur alamnya lumayan masih agak kental, dan bangunan-bangunan Kuno masih ada di mana-mana. Kesannya daerah itu seperti kota tua yang antik.
Awal tingga di sana, saya langsung punya banyak teman. Berhubung kehidupan bertetanggannya sangat dekat. Maklum, anak-anak SD yang suka maen panas-panas dan belum ada istilahnya lulur-luluran..
Saya pun sering main kasti (Base ball nya Indonesia :p ) di lapangan dekat rumah

Suasana damai... tenang, penuh dengan tawa anak-anak sampaii...

Di suatu sore,
saya sedang pulang dari sekolah dengan berjalan kaki,
Tiba-tiba di jalan gang yang saya lewati, keluar rombongan anak SMA yang lari berbondong-bondong. Pertama-tama para perempuan lari . Di susul beberapa siswa laki-laki yang membawa pentungan, balak, kayu.

Saya pun heran, apa yang terjadi. Sebenarnya saya takut untuk terus melanjutkan perjalanan ke dalam. Karena pasti ada sesuatu yang terjadi di dalam gang ini. Tapi saya memberanikan diri waktu saya liat ada seorang perempuan juga yang sedang berjalan kaki di depanku. Dia tampaknya begitu susah mengumpulkan segala keberanian, dia terus berjalan. Rumah saya sudah mulai dekat, tapi tidak terlalu dekat juga... karena masih ada sekitar 30 meter jaraknya dari tempat saya berdiri, dan saya mendengar "DDDUUUUEERRR!!!!" Suara tembakan senapan menggema diantara kolong2 langit cerah sore itu.
"AAAAAHKKKGG AAKKKKKHH" Teriakan-teriakan perempuan mengikuti suara tembakan yang barusan terdengar.

Tepat saat itu saya melewati dua orang intel polisi yang sedang menelepon. Di telepon salah seorang dari mereka berteriak, "Wah, ada tembakan Pak!" Teraiknya di telepon.

"DUUUAAARRR!!!!" Terdengar suara tembakan lagi.

Tanpa sadar, saya bisa merasakan dua lutut saya gemetaarrr hebat.
Rumah saya sudah nampak di ujung mata, tapi saya tak yakin bisa menggapai rumah itu, karena orang-orang di depan saya sudah mulai berlarian masuk ke dalam rumah.

Beruntung rumah tante saya nggak jauh dari tempat saya berdiri saat itu ( Rumah tanteku dekat dengan rumahku) jadi, tanpa banyak menunggu saya langsung berlari ke dalam rumah tante.

Di sana saya bisa mendengarkan nafas saya yang terengah-engah, "Ada apa ini, tante??" Tanyaku mulai panik.
"Ada orang baku bacok" Ujarnya singkat.

Tiba-tiba terdengar suara ribut dari dapur. Ternyata ada seorang cowok berseragam SMA yang menyelinap ke dapur, lewat pintu belakang.
"Tanteee... tolong saya. Saya mau ba sembunyi. Mereka cari saya, saya mau dibunuhhhh..." Kata cowok itu histeris.

Saya terbelalak.

Dan tidak ada yang bisa dikatakan, apalagi ditanyakan pada orang yang sudah bercucuran keringat dan gemetar hebat, seperti cowok ini. Maka yang tanteku bisa katakan hanyalah, "Ayooo, minum, minum air dulu"
Cowok itu pun meneguk air dengan perlahan. Tapi hal itu justru membuat keringatnya makin deras.

Saya pun tak mau terpaku melihat adegan menegangkan itu, saya pergi ke ruang tamu, dan mencoba menenangkan diri di sana.
Beberapa menit kemudian, waktu saya menengok ke dapur, ternyata cowok SMA itu sudah pergi.
Saya tahu bagaimana nasibnya setelah ini. :(

Hampir dua jam saya di rumah tanteku. Saya bisa melihat semua orang menutup rapat-rapat pintu rumah mereka, begitu juga dengan jendela mereka. Tiba-tiba pemandangan di luar rumah seperti kota mati, dengan bangunan-bangunan yang seolah tak berpenghuni.

Setelah yakin bahwa situasi mulai aman, saya segera berpamitan pada tante saya, berhubung waktu itu sudah sore dan menjelang malam... dan berhubung juga di tahun itu HP belum terjamah semua elemen masyarakat (anak-anak SD) nggak kayak sekarang.... anak TK aja udah ngantongin HP di saku mereka.
Saya lari terbirit-birit dan sekencang mungkin, hingga sampailah saya di depan rumah saya sendiri.

TIDAK SEPERTI YANG SAYA BAYANGKAN.

Saya mengira bahwa pintu rumah saya akan tertutup rapat dan saya harus membutuhkan lima menit berdiri di teras untuk menggedor-gedor rumah agar terbuka lebar.
Dengan shock saya mendapati pintu rumah saya justru terbuka LEBAR (SERIUS!)
Saya mulai tegang, berpikir yang tidak-tidak.
Tapi ketegangan yang memudar, ketika saya melihat sesosok pria paruh baya (berkumis heheh) sedang asik memainkan leptop di ruang tamu.

Ya ampun, APA-APAAN.

Dian : Papah ! Kenapa pintunya malah dibuka lebar-lebar begini, smua orang pada tutup pintu.

Papah : Hahaha (Tertawa) santai saja. Beranii kalo mereka kesini, awas saja.

Dian : Sebenarnya ini ada apa sih?

Papah : Taulahh... tadi papah cuma liat anak SMA lari-lari dikejar sama preman. Mala tadi sempat mereka baku pukul di depan pagar rumahnya kita.

Dian : Ya ampun, enteng banget bilangnya. Besar banget nyalinya Papahku ini
Tak lama kemudian, datanglah dua orang perempuan. Mereka berdua masuk ke rumah kami.

Papah : Ayo, ayo duduk...

Papah langsung mempersilahkan duduk. Oooo.. rupanya dua orang cewek ini adalah mahasiswanya Papah.
Tapi, ada yang aneh dari pemandangan yang saya lihat. Salah satu diantara perempuan ini menangis-menangis dan nafas tertarik-tarik (seperti asma) sambil bersandar di bahu perempuan yang satunya ( saya ingat jelas mimiknya)

Papah : Dian, cepat bawakan minum.

Saya pun lekas mengambil segelas air putih untuk kedua Kakak Perempuan yang ngos-ngosan ini.

Cewek(1) : Ini pak...tadi kita lewat di jalan depan. Trus kita liat orang di potong, di bacoookk

Saya diam, sekaligus menelan ludah mendengarkan apa yang dikatakan kakak ini.

Papah : Iya, tadi katanya anak SMA yang di dekat situ berkelahi dengan premannya daerah tavanjuka.

:(

Sedih.

Cewek(2) : aehehmm... ahhemem...  (mata merem-melek)
Kakak perempuan yang ini sepertinya sedikit lagi akan tak sadarkan diri alias pingsan.

Cewek(1) : tadi banyak polisi di depan, Pak... Itu orang tadi di tebas kayak binatang... hamaa... banyak skali darah

Cewek (2) : Tuuuuuuuutttttttttttttttttttttttttt (Kalo kayak di sinetron-sinetron bisa saja kakak perempuan yang satu ini garis di alat radiologi yang tinggal menunjukan garis lurus)

(To be continued)......................